Wow! Video Mesum PNS Jabar Diburu Warganet

Foto syur diduga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jawa Barat (Jabar) tersebar di media sosial. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan polisi akan menyelidiki kebenaran foto tersebut. Wanita berhijab dalam foto tersebut sedang mengenakan seragam yang sama dengan seragam PNS. Bahkan di bagian tangannya terdapat logo atau lambang mirip Pemprov Jabar.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jabar Hermansyah mengaku akan memeriksa kebenaran foto yang diduga onkum PNS tersebut. Ia pun tidak membantah lambang yang terdapat dalam foto tersebut mirip dengan lambang Pemprov Jabar. “Kami akan mendalaminya terlebih dahulu terkait foto tersebut, memang itu logonya,” ujarnya.

Menurutnya, diperlukan waktu untuk mengidentifikasi kebenaran foto syur tersebut. Apabila terbukti bahwa wanita berhijab tersebut seorang PNS, pihaknya akan memberikan sanksi seusai aturan yang ada. Namun, hingga kini ia belum bisa memastikan kebenaran foto tersebut.

Sebelumnya, tutur Hermansyah, pernah ada kasus serupa dengan menggunakan atribut PNS. “Pernah ada kasus yang seperti ini, dulu. Tetapi setelah dilakukan cek, ternyata bukan PNS. Hanya mencari sensasi saja,” katanya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Samudi mengaku akan mendalami kebenaran foto syur tersebut. “Nanti kami telusuri dan dalami dulu foto tersebut,” tegasnya.

Video berdurasi dua menit 20 detik itu sama persis seperti foto-foto yang beredar. Video itu memperlihatkan aksi perempuan yang beradegan tak senonoh. Aksi tersebut dilakukan dalam sebuah mobil.

Pengambilan gambar terlihat hanya dari satu sisi yang menyorot wanita berjilbab dan berpakaian PNS Jabar. Kamera terlihat dipegang oleh pria yang ada di depannya.

Sebelumnya, empat foto porno perempuan diduga PNS Pemprov Jabar itu di-posting salah satu akun Twitter sejak 14 September 2019. Saat ini sudah 569 orang me-retweet foto-foto dari akun tersebut dan dihiasi komentar warganet.

Sementara itu, Kabid Pengembangan dan Karier Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar Dedi Mulyadi mengaku pihaknya melalui sistem deteksi wajah membandingkan oknum tersebut dengan database PNS. Hasilnya tak ditemukan.

Menurutnya, penelusuran itu dibantu tim cyber crime Polda Jabar. Penelusuran dilakukan dengan sistem database PNS dan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Kita simpulkan yang bersangkutan bukan PNS Pemprov Jabar,” kata Dedi.

Ia juga mengaku saat ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus ini ke kepolisian. Pihaknya meminta polisi menindak pelaku penyebar foto dan video yang merugikan tersebut. “Kita mendukung polisi mengusut oknum penyebar foto dan video untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata Dedi.

Foto-foto porno ini di-posting salah satu akun Twitter sejak 14 September 2019. Wanita itu diduga mengenakan pakaian dinas dengan lambang Pemprov Jabar di lengan kirinya. Video wanita itu juga tersebar.

Tinggalkan Balasan