4 Cara Terbaik Menyimpan Roti agar Lebih Awet

4 Cara Terbaik Menyimpan Roti agar Lebih Awet

Selain mempertahankan rasa kenyang lebih lama, roti praktis disantap. (Depositphotos)

Sprinkleofginger.com – Roti menjadi salah satu pilihan pangan masyarakat Indonesia. Selain mempertahankan rasa kenyang lebih lama, roti praktis disantap. Tinggal tambahkan selai atau telur, sarapan tersaji di meja. Namun roti tidak bertahan lama jika disimpan dengan cara yang salah. Meletakkan roti dalam wadah dan suhu yang tidak tepat menjadikannya cepat kering atau bahkan berjamur.

Sebelum berbicara mengenai cara menyimpan roti dengan benar, Anda harus mengetahui mengapa roti bisa basi dan berjamur. Menurut Departemen Pertanian dan Pangan Amerika Serikat, roti basi ditandai dengan tekstur roti yang mengering dan aroma yang tidak sedap lagi. Hal ini terjadi karena adanya retrogradasi pati atau pengkristalan molekul pati saat roti didinginkan. Proses kristalisasi ini memaksa air yang terdapat di dalam roti menguap, sehingga roti menjadi kering.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Sementara itu, berdasarkan penelitian Studi Pangan Universitas Nebraska-Lincoln, AS, mikroorganisme seperti jamur roti dapat tumbuh dengan baik di tempat dengan suhu kamar yakni sekitar 20-25 derajat Celsius. Lantas, bagaimana cara menyimpan roti yang baik agar lebih awet? Berikut 4 cara yang bisa dilakukan.

Simpan dalam wadah kedap udara

Kala menyimpan roti, Anda harus memperhatikan suhu dan kelembapan udara. Jika udara terlalu lembap, roti rentan berjamur. Oleh karenanya, paling baik menyimpan roti dalam wadah kedap udara. Tujuannya pertama, mencegah agar kandungan air dalam roti tidak menguap dengan mudah. Kedua, wadah roti yang tertutup mencegah spora jamur, yang bisa menyebar lewat udara, menempel pada roti. Maka roti yang disimpan dalam wadah kedap udara bisa bertahan satu hingga dua minggu lamanya. Namun Anda juga perlu memperhatikan tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan.

Bungkus dengan aluminium

Pernahkah Anda membungkus roti dengan kertas atau kantong berbahan kertas? Kantong ini tidak disarankan sebagai tempat menyimpan roti, karena udara tembus ke dalam sehingga roti masih rentan terhadap jamur. Sebagai gantinya, bungkus roti menggunakan foil aluminium, karena sifatnya yang kedap udara.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Masukkan ke dalam kulkas

Jika Anda tidak menemukan wadah kedap udara dan tidak sempat membeli foil aluminium, maka Anda bisa menyimpan roti dalam kulkas. Suhu dingin kulkas menghindarkan pertumbuhan jamur pada roti. Di sisi lain, suhu dingin mempercepat retrogradasi pati, sehingga roti mudah mengering. Meski begitu, ada cara agar Anda bisa menyantap roti dari kulkas dengan nikmat. Penulis buku Modernist Bread, Nathan Mhyrvold dan Francisco Migoya, menyebut bahwa suhu panas yang diserap roti ketika dipanggang dapat membalikkan retrogradasi pati yang telah terjadi.

Bekukan dalam freezer

Persediaan roti melimpah di rumah, Anda bisa menyimpannya dalam freezer. Penelitian Jurnal Nutrisi Klinis Eropa menunjukkan, membekukan roti gandum dalam freezer dapat mengurangi kemungkinan berkembangnya jamur, sehingga roti bisa awet bahkan hingga 3 bulan lamanya. Namun sebelum memasukkannya ke dalam freezer, bungkus roti dengan plastik. Ketika akan dikonsumsi, panaskan roti dengan microwave terlebih dahulu agar roti kembali lembut.

(ages)

Rekomendasi